Category: Kesehatan

Tips Memilih Sunblok

Bekerja di luar ruangan dapat membuat kulitmu terbakar dan cepat rusak. Kontak langsung dengan sinar matahari, terlebih waktu lagi terik-teriknya akan membuat kulit langsung memerah. Salah satu cara menjaga kulit untuk tetap sehat dan tidak terbakar selama berada di luar ruangan adalah dengan menggunakan sunblok. Ini merupakan produk yang cukup penting bagi kamu yang suka berkegiatan di luar ruangan atau memiliki tuntutan pekerjaan di luar lapangan dan berkenaan dengan matahari langsung. Apa fungsi dari sunblok? Sunblok atau tabir surya merupakan produk yang digunakan utnuk mencegah kulit terbakar dari sinar matahari ketika beraktivitas di luar ruangan.  Sunblok dapat melindungi kulit dari bahaya sinar UV. Pengaplikasian sunblok bisa dilakuin sebelum menggunakan make up dan ketika akan keluar rumah. Pelembap wajah saja tidak cukup untuk melindungi kulit wajah dari sinar matahari. Lalu bagaimana cara memilih sunblok? Ingat, jangan pilih produk sembarangan. Kamu dapat memberhatikan hal berikut ketika akan memilih produk.

1. SPF dan PA pada sunblok

Pada sunblok terdapat beberapa jenis spf. Kamu dapat membeli produk sunblok dengan SPF 30 atau lebih. Ini akan memberikan perlindungan pada kulit dari sinar matahari dengan durasi selama tiga ratus menit. Apa itu SPF? SPF adalah komponen dengan indikator yang dapat memblokir sinar UVB. Selain itu SPF dapat mencegah kulitmu terbakar ketika terkena sengatan cahaya matahari. Sedangkan PA adalah komponen dengan indikator yang memblokir sinar UVA, ini dapat mencegah warna berubah pada kulit menjadi cokelat akibat matahari. Sebelum membeli sebuah produk sunblok, kamu harus tahu bahwa produk dengan jumlah SPF dan PA yang tinggi dapat memberikan efek perlindungan yang tinggi pula. Jadi, kamu dapat menyesuaikan dengan lama aktivitas kamu berada di luar ruangan.  Kamu dapat mengaplikasikan sunblok pada wajah dan area tubuh yang terkena matahari langsung agar tidak terbakar.

2. Gunakan secara berkala

Kamu dapat menggunakan sunblok secara berkali setelah waktu efektivitasnya lewat. Seperti jika kamu menggunakan sunblok dengan SPF tiga puluh, maka kamu akan menggunakannya lagi setelah tiga ratus menit. Hal ini akan mencegah kulit terbakar karena masa efektif sudah habis. Jadi, kamu perlu memperhatikan berapa lama kamu berada di luar ruangan atau ketika terkena sinar matahari langsung.

3. Hindari sunblok dengan kandungan oxybenzone

Kamu dapat menghindari produk sunblok yang memiliki kandungan oxybenzone. Kenapa? karena ozybenzone merupakan racun yang dimiliki sunblok yang merupakan salah satu faktor dari penyebab kanker kulit. Sebagai gantinya, kamu dianjurkan untuk menggunakan sunblok dengan bahan zinx oxide atau titanium oxide.

4. Tingkat tahan air

Tips lainnya adalah memilih sunblok dengan melihat tingkat tahan airnya atau sunblok yang waterproof. Kenapa ini harus dilakukan? Kamu harus tahu kalau sunblok yang tahan air dapat lebih maksimal dalam melindungi kulit. Sunblok yang tahan air juga tidak mudah luntur meski terkena air atau keringat. Sunblok jenis ini cocok digunakan jika akan pergu ke pantai atau berenang, terlebih jika kamu memiliki aktivitas yang harus selalu berkenaan dengan air.  Perlu untuk kamu perhatikan juga, karena tidak mudah luntur, sunblok jenis ini sulit untuk dibersihkan dengan sabun cuci muka biasa. Terdapat cleanser khusus untuk membersihkannya.

Jika kamu ragu untuk menggunakan sunblok karena takut tidak sesuai dengan kulitmu, kamu dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Kamu dapat melakukan Konsultasi Dokter Online Gratis di aplikasi KlikDokter.